Founder · Music Producer

Dwi Sumantri.

Music Producer · Composer · Arranger · Audio Engineer. Founder of DWS Record & DWS Management — the creative force behind a growing catalog of Indonesian artists across rock, indie pop, hip rock, emo and beyond.

Born23 Nov 1995 · Bekasi
Based inBekasi, West Java
RoleProducer · Composer
Instagram@dw.smntr
Dwi Sumantri — music producer and founder of DWS Record
“Perjalanan musik bukan sekadar tentang berada di atas panggung — tapi tentang memahami bagaimana sebuah karya lahir, bagaimana emosi diterjemahkan menjadi suara.” — Dwi Sumantri

Awal Perjalanan

Dwi Sumantri adalah seorang music producer, composer, arranger, dan audio engineer asal Bekasi, Jawa Barat, yang lahir pada 23 November 1995. Perjalanannya di dunia musik dimulai sejak usia sangat muda, tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan musik. Sang ayah merupakan seorang musisi dan gitaris, yang secara tidak langsung menjadi salah satu pengaruh awal dalam membentuk ketertarikan Dwi terhadap dunia musik.

Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, Dwi sudah menunjukkan ketertarikan besar terhadap instrumen musik, terutama drum dan gitar. Pada usia sekitar 10 tahun, ia menjalani pengalaman manggung pertamanya sebagai seorang drummer — menjadi satu-satunya anak kecil dalam formasi yang personel lainnya sudah duduk di bangku SMA bahkan kuliah.

Masa Remaja & Musik Keras

Memasuki bangku SMP, Dwi mulai membentuk band bersama teman-teman sekolahnya. Ketertarikannya berkembang ke berbagai genre musik keras seperti emo, metalcore, dan deathcore. Ia aktif bermain musik, berlatih, dan mengenal lebih jauh kultur komunitas musik independen.

Salah satu band awalnya adalah Ask The Fate, band metal yang ia jalani sejak masa SMP. Ketika SMA, Dwi juga aktif bersama band rock bernama Sama Sisi. Kedua band tersebut kini telah vakum, tetapi menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter musikalnya — memahami dinamika band, latihan, panggung, aransemen, hingga hubungan kreatif antarpersonel.

Dari Anak Warnet Menuju Dunia Recording

Di balik aktivitasnya sebagai anak band, masa remaja Dwi memiliki sisi lain yang menentukan perjalanan kariernya. Sekitar tahun 2008, ia mulai memiliki rasa penasaran besar terhadap proses rekaman musik: bagaimana sebuah lagu bisa masuk televisi dan radio, bagaimana suara direkam, dan bagaimana instrumen yang berbeda disatukan menjadi sebuah lagu.

Rasa penasaran itu membuat Dwi memanfaatkan waktunya di warnet untuk belajar secara mandiri tentang recording, audio, software musik, dan produksi lagu. Dari sinilah perjalanan otodidaknya sebagai calon audio engineer dan music producer mulai terbentuk — melalui rasa penasaran, eksperimen, kegagalan, dan praktik yang berulang.

BeatSpace Studio & Dunia Profesional

Setelah lulus SMA pada 2013, Dwi sempat menjalani pekerjaan formal selama kurang lebih tiga tahun. Namun ketertarikannya pada musik tidak pernah hilang. Pada tahun 2017, ia bergabung dan bekerja di BeatSpace Studio di kawasan Kemang Selatan, Jakarta Selatan — studio yang dikelola oleh Aldy Kumis, drummer band Pee Wee Gaskins.

Di lingkungan studio profesional inilah Dwi semakin mendalami dunia audio engineering, baik dalam konteks studio maupun kebutuhan live performance. Sejak fase ini, fokusnya berubah: ia memilih memperdalam dunia audio engineering, recording, music production, arranging, dan proses kreatif di balik sebuah karya.

Berdirinya DWS Management

Pada tahun 2018, Dwi menginisiasi pembentukan manajemen artis independen bernama DWS Management — nama yang merupakan singkatan dari namanya sendiri, Dwi Sumantri. DWS Management dibangun sebagai wadah independen untuk mengembangkan artis, musisi, kreator, dan kebutuhan produksi konten.

Dwi membangun tim dengan membagi tanggung jawab: Pundika Yefta (Qiting) sebagai videographer dibantu Rama Rivaldy untuk kebutuhan visual dan konten, serta Ade Sofyan sebagai partner pengembangan musik. DWS Management pada masanya menaungi beberapa figur dan kreator, termasuk Ripanzul dan Farah Nunut.

Peralihan Menuju Music Producer

Sekitar tahun 2021, DWS Management mengalami perubahan arah, dan Dwi semakin memusatkan perhatiannya pada produksi musik. Ia terlibat dalam proyek bersama penyanyi dangdut dan figur layar kaca Irma Darmawangsa, mengambil peran sebagai arranger, music producer, dan composer. Pengalaman ini semakin memperkuat posisinya sebagai sosok kreatif di balik produksi musik.

Tokoh Fiksi, Bingar & Produksi Lintas Genre

Pada awal 2023, Dwi memasuki fase baru dengan memproduseri duo Tokoh Fiksi, yang kemudian berkembang dan memiliki karya dalam format EP. Vokalis Tokoh Fiksi berlatar belakang sebagai vokalis band Threesixty dari skena skate punk.

Akhir tahun 2024, Dwi mulai memproduseri Bingar, band asal Bekasi yang semakin ramai diperbincangkan. Salah satu kekuatan utama Dwi adalah kemampuannya bekerja dengan musisi dari latar genre yang sangat berbeda — buah dari perjalanannya di musik metal, emo, metalcore, deathcore, rock, hingga audio engineering.

Kredit Produksi

Sepanjang perjalanannya, Dwi Sumantri telah terlibat dalam produksi dan pengembangan musik bersama berbagai band dan penyanyi lintas genre:

Tokoh FiksiDuo · EP
BingarRock Band · Bekasi
Mighty SoundHip Rock
JustiviceEmo × R&B
HumanimalHardcore · Bekasi
AWAYVokalis · Dalam Produksi
Tiddy PradityaVokalis · Dalam Produksi
Chalista (eks JKT48)Single Project

Perjalanan

Dari drummer cilik hingga music producer.

±2005Drummer Pertama

Manggung pertama sebagai drummer di usia ±10 tahun.

SMP–SMABand Metal & Rock

Ask The Fate (metal) & Sama Sisi (rock).

2008Belajar Recording

Otodidak recording & produksi lagu dari warnet.

2017BeatSpace Studio

Sound engineer di studio Aldy Kumis (Pee Wee Gaskins).

2018DWS Management

Mendirikan manajemen artis & kreator independen.

2021Fokus Produksi

Proyek bersama Irma Darmawangsa sebagai producer.

2023Tokoh Fiksi

Memproduseri duo Tokoh Fiksi (EP).

2024Bingar & DWS Record

Memproduseri Bingar; label & roster berkembang.

Kolaborasi

Ingin bekerja sama dengan Dwi Sumantri & DWS Record?